Memahami Hak Asasi Manusia
Secara umum sesuatu yang kita
untuk pemenuhannya. Tapi jika seseorang berhak atas rumah itu anda berhak menggadaikannya.
Asasi itu mendasar. Jadi, sesuatu yang hakikat atau hakiki. Jika kita berbicara
yang hakiki, berarti ada yang tidak hakiki. Apa perbedaan yang satu mendasar dengan
satu lainnya yang tidak mendasar? Ini beberapa hak. Hak untuk mendapat
pendidikan, hak merdeka, hak untuk berkeluarga, hak beragama, hak untuk makan.
Hak ada dua macam: ada yang hak bisa
dibatasi dan ada hak tidak bisa dibatasi. Asasi itu adalah jika tanpa adanya hak
itu maka eksistensi sebagai manusia itu bisa dikatakan terkurangi. Dengan kata
lain, tanpa hak itu eksistensi sebagai manusia terganggu. Manusia terdiri dari
jasmani dan rohani. Kalau itu terganggu, disakiti, termasuk pikirannya
disakiti, maka ia sebagai manusia terganggu eksistensinya. Tapi seandainya suatu
hak terganggu, eksistensi masih layak sebagai manusia, itu bukan hak asasi
manusia. Berdasarkan konsep itu kita kategorikan, hak untuk hidup termasuk hak
asasi manusia. Hak mengeluaran pendapat, hak memperoleh pendidikan itu hak
asasi. Apabila tidak mendapat pendidikan, maka eksistensi seseorang terganggu.
Hak untuk mendapat pekerjaan itu hak asasi manusia. Karena jika seseorang
dilarang bekerja, muncul pertanyaan ‘apakah eksistensi manusia akan terganggu?’,
‘apa yang terjadi jika seseorang tidak bekerja?’. Hak memiliki rumah. Ada
banyak pendapat hak ini tidak hakiki karena kita bisa hidup dimana saja,
alamiah. Jika hak mendapat pekerjaan itu termasuk hak asasi manusia, itu juga tergantung
dari apa pekerjaannya. Artinya, jika ada sesuatu dikecualikan, maka ini bukan
hak asasi. Hak itu bisa kita tuntut. Apakah hak asasi manusia juga begitu?
Hak asasi manusia di konstitusi
Indonesia
Ada dua konsep hak asasi manusia.
Pertama, negatif, ada sesuatu hak yang harus dipenuhi, kita menuntut, justru
ada larangan. Kedua, positif, kita menuntut, kemudian diberikan. Apabila negara
tidak memberikan sarana prasarana untuk pendidikan seseorang, apakah itu
melangggar hak asasi manusia? Pasal 31 UUD 1945 dan Pasal 28C UUD 1945 adalah jawabannya.
Ini berkaitan dengan konsep hak asasi manusia. Di dalam Pasal 28, negara ingin
menunjukkan kepada warga negara bahwa inilah hak asasi manusia.UUD 1945 Pasal 28 c Pasal 31 itu
hubungan antara hak warga negara dengan negara. Apabila suatu hak berkaitan
dengan negara, maka kita menuntut melalui Pasal 31.UUD 1945 Pasal 31 Apabila ada yang menuntut pendidikan
karena ada larangan seseorang, maka kita menuntut melalui Pasal 28. Jadi hak
asasi manusia itu harus ditelusuri legal
standingnya. Hak berkeluarag itu hak asasi manusia. Kalau ada orang yang
melarang Anda tidak boleh berkeluarga itu berarti melanggar hak asasi manusia.
Apabila ada pihak lain yang halangi seperti calon mertua itu bukan melanggar hak
asasi manusia. Jadi pilihan ada pada Anda sendiri.
Bagaimana kita menganggapi kasus
anak sekolah dasar yang tidak diluluska karena dia menganut sunda wiwitan?
Tidak ada pendapat bahwa hak beragama
tidak termasuk hak asasi manusia. Karena kalau kita merujuk sejarah, dahulu pun
manusia tidak bisa dilepaskan dari agama. Berdasarkan itu, yang membuat manusia
senang itu agama. Dari zaman dahulu, agama tidak bisa dipisahkan dari manusia.
Tapi ada kelompok orang yang membuat kotak-kotakan agama diluar hak asasi
manusia. Dengan berakhirnya perang dingain, terhadap blok timur dengan pecahnya
komunis. Ideologi itu kita hadapkan dari kasus itu, perlu diperhatikan karena
itu sekarang ternyata dalam aplikasinya di masyarakat itu tidak sepaham. Contohnya
ada dua blok, pertama ada yang mengatakan agama itu bebas. Kedua, ada yang mengatakan
agama itu bebas tapi terbatas. Ini kita berbicara tentang dua konsep hak asasi manusia
di dunia. Pertama, ada yang universal. Kedua, ada yang relatifis. Kalau kita
baca literatur sekarang ini, hak asasi manusia kandungannya universal tapi
dalam tataran aplikasi di masyarakat itu masuknya ke relatifis. Bagaimana universal
di Indonesia, ada plus ada minus. Indonesia menganut universal antara negara
barat dan negara asia. Ia condong ke universal. Kita mengatakan bahwa
sebenarnya di Indonesia tidak ada membatasi agama apapun itu. Tidak melangar
agamga lain-lain. Asal itu tumbuh dan berkembang. Kenapa sekarang enamagam yang
diakui di Indonesia? Itu memberikan suatu kepastian kepada masyarakat agar agama
itu dilindungi oleh negara. Agama yang lima ini muncul di Indonesia karena memang
inilah yang dominan dan disepakati pada saat itu. Tidak ada larangan bagi seseorang
berkeyakinan diluar lima agama itu, asalkan kita tidak paparkan di muka umum.
Apabila sudah dimuka umum, maka itu hak negara melarang agar tidak bentrok antara
agama lain.
Kalau kita baca lagi ada anak sekolah
dasar tidak diluluskan karena sunda wiwitan. Kita jelaskan dulu bahwa koran adalah
buatan orang pintar tapi orang itu disengaja. Misalnya ada latar belakang seseorang
ditangkap itu kemudian dihubungkan dengan perempuan, maka itu menarik. kalau
yang berhubungan dengan perempuan itu suatu yang booming. Perhatikan hakim konstitusi Patrialis Akbar masuk operasi tangkap
tangan. Tapi secara detail, dia sedang berjalan di maal kemudian ditangkap. Tetapi
jalan-jalan itu bukan operasi tangkap tangan. Apakah operasi tangkap tangan sekarang
sudah berganti? Itu sengaja didesain sedemikian rupa. Sekarang, media masa sebagai
alat pemecah belah. Seseorang tidak lulus itu bukan karena tidak beragama, bukan
itu masalahnya. Ia tidak lulus karena tidak mengambil mata pelajaran agama. Di
tingkat guru sekolah dasar, mata pelajaran agama jika tidak diambil maka ya sudah
dibiarkan tidak lulus. Secara makro, ada permasalahan hak asasi manusia pada
tataran atas. Sekarang, sebenarnya bukan untuk hak asasi manusia itu memperjuangkan
hak asasi manusia itu sendiri tapi karena ada kepentingan.
Apakah hak asasi manusia ini
jawaban atas eksistensi manusia yang diargumenkan secara fakta sosial?
John Lock, ia pemimpin yang
terkenal tetapi ada yang mengkritiknya bahwa dia orang suruhan borjuis, jadi
dia berpikir itu ada upahan borjuis. Contoh lainnya, Plato adalah gurunya Aristoteles.
Kenapa plato membenci demokrasi? Karena gurunya dihukum mati di era demokrasi yaitu
Socrates. Pemikir abad modern seperti Thomas Hobbes, John Lock itu lebih
dicurigai karena bantuan materi dari para borjuis untuk memperjuangkan haknya. Di
era klasik, pemikir tidak punya pekerjaan. Tetapi pada era modern,pemikir masuk
ke universitas mengembangkan pemikirannya. Hak asasi manusia bahwa hak asasi manusia
itu bukan keinginan manusia. Tetapi itu keinginan borjuis. Pada zaman dahulu,
titisan tuhan itu adalah raja yang berkuasa, kemudian masuk paus, masuk pastor,
masuk juga bangsawan. Kaum borjuis ini ingin mendapat tempat di masyarakat pad
zaman itu. Caranya dengan membuat satu pemikiran untuk bertentang dengan rezim yang ada. Hak asasi manusia itu timbul dari kelompok
orang untuk memperjuangkan kekuasaan. Dengan kata lain, untuk kepentingan borjuis
mendapat eksistensi di hegemoni pada saat itu. Itu yang digunakan untuk
mendapat kekuasaan.
Bagaimana hak asasi manusia
melihat kasus penodaan agama?
Dalam suatau agama seperti Islam itu
ada ajaran bahwa sampaikan ke orang in walau hanya satu ayat. Kasus semacam ini
pernah dibahas sebelumnya. Bahkan, Rendra sebagai ahlinya pada saat itu ingin mengatakan
undang-undang penodaan agama harus dihapuskan.Pengujian UU No. 1/PNPS/1965 Tetapi ada pendapat, apabila
ini dihapus maka Indonesia akan jauh lebih kacau. Dari segi sejarah, bahwa ada kesepakatan
tentang agama. Agama yang terbesar pada saat itu adalah kelima itu. Mengapa
dahulu agama tidak ada dipertentangkan tetapi kini dipertentangkan?
Kesimpulan
Pertama, bahwa hak asasi manusia itu mendasar dimiliki manusia, tanpa hak asasi
manusia itu maka terganggu eksistensi sebagai manusia. Kedua, hak asasi manusia
itu pemenuhannya dilakukan oleh diri sendiri bukan digantikan pada pihak lain
artinya hak asasi manusia bersifat pribadi karena hakikat sebagi manusia itu
harus ada. Apabila hak asasi manusia masuk ke konstitusi, maka boleh pemenuhan
hak asasi manusia itu dipenuhi oleh pihak lainya yaitu negara. Hak asasi manusia
dalam perkembangannya itu sebenarnya memperdebatkan dua konsep tertua di dunia yaitu
universal dan kolektifis. Kini, hak asasi manusia itu bukan memperjuangkan untuk
hak asasi manusia itu sendiri tetapi diadakan untuk kepentingan-kepentingan
golobgan tertentu. Walaupun begitu, ini menjadi dasar untuk menuntut undang-undang
hak asasi manusia. Dalam konstitusi, ada hak asasi manusia ada beberapa hak dalam
ham yang tidak bisa dibatasi, tetapi ada juga yang bisa dibatasi. Ada yang
mutlak, ada yang tidak mutlak. Mutlak itu tidak ada pilihan lain untuk
memenuhinya, sedangkan tidak mutlak itu tidak ada pilihan lain untuk
pemenuhannya.


Comments
Post a Comment