Perkuliahan Ham Asasi Manusia dan Pembangunan
Diary ini mendeskripsikan bahasan mata kuliah Hak Asasi Manusia dan Pembangunan. pembahasan itu dibimbing oleh Bapak Abdul Rahman Hamid, SH, MH.
Kaitan antara hak asasi manusia dan pembangunan karena ham dan pembangunan itu tidak bisa berjalan beriringan. Dahulu Selalu untuk pembangunan negara membuat pemaksaan. Tapi misalnya kasus Talang Sari, Lampung, Tanjung Priok itu berkaitan dengan hak asasi manusia tapi tidak berkaitan dengan pembangunan.http://setara-institute.org/prakarsa-negara-mengungkap-kebenaran-pelanggaran-ham-berat-2/
Mengapa munculnya hak asasi manusia?
Nanti kesimpulannya hak asasi manusia itu berproses. Hak asasi manusia itu lekat dengan kekuasaan. Ham itu alat. http://indonesian.irib.ir/editorial/fokus/item/60298-HAM,_Alat_Barat_untuk_Menyerang_Lawan. Di dunia ada dua kekuatan konsep hak asasi manusia itu. Yang pertama itu universal yang melekat pada manusia yang berlaku semua negara tapi di sisi lain negara asia lebih condong terhadap agamis. Hak asasi manusia adalah suatu kepentingan dan sebagai alat. dua teori yang memiliki pandangan yang saling bertolak belakang menyangkut gagasan dan penerapan HAM, yaitu teori universalis (universalist theory) dan teori relativisme budaya (cultural relativist theory). Doktrin kontemporer HAM merupakan salah satu dari sejumlah perspektif moral universalis. Asal muasal dan perkembangan HAM tidak dapat terpisahkan dari perkembangan universalisme nilai moral. Prasyarat yang penting bagi pembelaan HAM di antaranya konsep individu sebagai pemikul hak “alamiah” tertentu dan beberapa pandangan umum mengenai nilai moral yang melekat dan adil bagi setiap individu secara rasional. Menurut teori universalis, HAM berangkat dari konsep universalisme moral dan kepercayaan akan keberadaan kode-kode moral universal yang melekat pada seluruh umat manusia.
Universalisme moral meletakkan keberadaan kebenaran moral yang bersifat lintas budaya dan lintas sejarah yang dapat diidentifikasikan secara rasional. Secara singkat, teori universalis berpandangan bahwa HAM bersifat universal, sehingga HAM dimiliki oleh individu terlepas dari nilai-nilai atau budaya yang dimiliki oleh suatu masyarakat atau pun yang ada pada suatu negara. Oleh karena itu HAM tidak memerlukan pengakuan dari otoritas manapun, seperti negara atau penguasa tertentu. Isu relativisme budaya (cultural relativism) baru muncul menjelang akhir Perang Dingin sebagai respons terhadap klaim universal dari gagasan HAM internasional. Gagasan tentang relativisme budaya mendalilkan bahwa kebudayaan merupakan satu-satunya sumber keabsahan hak atau kaidah moral. Karena itu HAM dianggap perlu dipahami dari konteks kebudayaan masing-masing negara.
Semua kebudayaan mempunyai hak hidup serta martabat yang sama yang harus dihormati. Berdasarkan dalil ini, para pembela gagasan relativisme budaya menolak universalisasi HAM, apalagi bila ia didominasi oleh suatu budaya tertentu. Teori relativisme budaya pada intinya berpandangan bahwa HAM harus diletakkan dalam konteks budaya tertentu dan menolak pandangan adanya hak yang bersifat universal. Dengan perkataan lain HAM harus dilihat dari perspektif budaya suatu masyarakat atau negara.
Perdebatan di atas dapat dicarikan titik temu dengan cara mengkaji HAM dilihat dari esensinya dan aktualisasinya. Hal ini secara sederhana dapat dimulai dengan menjelaskan pengertian HAM. Memang tidak dapat dipungkiri bahwa pengertian HAM yang sekarang dipahami berasal dari pandangan universalis. Sebenarnya hingga saat ini belum ada suatu definisi HAM yang baku dan bersifat otoritatif (mengikat). Berkaitan dengan hal itu, H. Victor Condé mengatakan bahwa belum ada definisi HAM yang diterima secara universal dan otoritatif. Banyak yang mendefinisikannya sebagai suatu klaim yang dapat dipaksakan secara hukum atau hak yang dimiliki oleh manusia vis-á-vis pemerintahan negara sebagai perlindungan terhadap martabat manusia yang bersifat melekat dari manusia.
Bantuan
Setiap negara di dunia pasti memerlukan bantuan. Tidak ada negara yang tidak memerlukan bantuan. Sma halnya manusia di dunia, Orang kaya sekalipun butuh bantuan sekalipun itu hutang. Berikutnya, ada World Bank ada International Monetary Fund itu lembaga pemberi pinjaman . pinjaman itu sangat penting bagi kehidupan perkembangan suatu negara. Kecuali negara tertentu sudah kaya sekalian Misalnya brunei darussalam tidak butuh . tapi masih banyak butuh bantuan, contohnya Cina dan Amerika rusia. International Monetary Fund jika suatu negara ingin pinjam ada berbagai persyaratan harus muncul misalnya apakah suatu negara tersebut dikategorikan melakukan pelanggaran hak asasi manusia. Jika iya maka akan tidak diberikan bantuan dan masuk ke blacklist. jika ada alasan yang masuk akal maka akan disetujui untuk meminjam dana dari sana. tetapi jauh lebih atas lagi terlihat bahwa persyaratan itu hanya soal upaya kekuasaan dia. Contoh semasa Soeharto memimpin indonesia kita dikenal sebagai negara berkembang cenderung kaya. Ada petrus, ada kejahatan, kemudian pusing, lalu dibunuh satu satu. Belum lagi ada peristiwa Malari, Tanjung Priok, kita terkenal sebagai sebagai negara pelanggar hak asasi manusia berat di indonesia. apa yang terjadi kemudian iccde pelanggar nomer satu yang disana iccde nya dibukakan ada persyaratan untuk memberikan bantuan kepada negara tapi ada juga yang jarang. kenapa dijadikan alat untuk memberikan bantuan kepada negara. hak asasi manusia digunakan untuk sesuatu kepentingan, hak asasi manusia itu sendiri terabaikan.
Sejarah ham di indonesia
Sejarah indonesia kita mulai dengan kemudian masalah yang besar itu untuk menutup masalah dia membuat satu lembaga Komnas HAM untuk mengkritik dia sendiri. lembaga hak asasi manusia milik dunia itu tidak langsung menyerahkan tapi menunjuk indonesia sebagai. Jadi masa sih indonesia tidak ada lembaga ham?. Dikategorikan ini bukan
Hak asasi manusia dibentuk oleh selain melaksanakan hak asasi manusia digunakan untuk karena potensi melanggar hak asasi manusia itu ada di pemerintah. karena masyarakat itu ada hukum pidana. Ini diciptakan untuk tapi masih bisa dikendalikan karena oleh lembaga dunia tapi pendanaan dari dunia. Orang melihat bahwa mungkin sehingga banyak tidak seperti
Undang-undang hak asasi manusia kita perhatikan munculnya itu yaitu adalah Timor Timur . Seorang bermasalah di Timor Timur. Tapi ternyata ABRI tidak siap. Pemimpin-pemimpin tidak satu pun dari mereka terus kita melihat disini hak asasi manusia bukan untuk memenjarakan seseorang tapi amunisi untuk menyalahkan pemerintah. Perkembangannya. Sulitlah untuk memukul diri sendiri. Hak asasi manusia itu sendiri karena pemerintah memiliki kuasa.
Maka secara sosial politik melihat negara kemudian di satu sisi tapi takut terkena. Ia ciptakan pion-pion di masyarakat. Yang pertama menciptakan pion-pion. Di masyarakat. Membuat pengambilan hak pilih warga negara. Ada 4 yang pertama yang kedua yang ketiga tapi mereka secara organisasi FPI secara organisasi tapi ini bagaimana mengambil kepentingan di masyarakat tidak terlalu kasar . tapi yang mengendalikan . misalnya pemuda pancasila kalau menyangkut kepentingan lebih besar ia . sehingga baking-baking kemudian menjadi untuk pembangunan. Semuanya tidak ada yang sesuai namanya. Minta sumbangan memaksa. Yang dilakukan oleh agar . yang digunakan kepentingan dari kepolisian . hak asasi manusia di indonesia kemudian.
Dahulu memang terlihat kasar praktik pelanggaran HAM. Kini, praktik itu masih ada tapi halus menggunakan pion-pion . hak asasi manusia tidak akan datang seiring pembangunan. Maka siap-siap negara pelanggar ham akan karena menyangkut banyak aspek . hak-hak itu diciptakan untuk tapi bukan untuk penegakan hak asasi manusia itu sendiri. Hak asasi manusia itu bukan untuk kepentingan hak asasi manusia itu sendiri, hak asai manusia itu untuk memaksa pemerintah.
Kaitan antara hak asasi manusia dan pembangunan karena ham dan pembangunan itu tidak bisa berjalan beriringan. Dahulu Selalu untuk pembangunan negara membuat pemaksaan. Tapi misalnya kasus Talang Sari, Lampung, Tanjung Priok itu berkaitan dengan hak asasi manusia tapi tidak berkaitan dengan pembangunan.http://setara-institute.org/prakarsa-negara-mengungkap-kebenaran-pelanggaran-ham-berat-2/
Mengapa munculnya hak asasi manusia?
Nanti kesimpulannya hak asasi manusia itu berproses. Hak asasi manusia itu lekat dengan kekuasaan. Ham itu alat. http://indonesian.irib.ir/editorial/fokus/item/60298-HAM,_Alat_Barat_untuk_Menyerang_Lawan. Di dunia ada dua kekuatan konsep hak asasi manusia itu. Yang pertama itu universal yang melekat pada manusia yang berlaku semua negara tapi di sisi lain negara asia lebih condong terhadap agamis. Hak asasi manusia adalah suatu kepentingan dan sebagai alat. dua teori yang memiliki pandangan yang saling bertolak belakang menyangkut gagasan dan penerapan HAM, yaitu teori universalis (universalist theory) dan teori relativisme budaya (cultural relativist theory). Doktrin kontemporer HAM merupakan salah satu dari sejumlah perspektif moral universalis. Asal muasal dan perkembangan HAM tidak dapat terpisahkan dari perkembangan universalisme nilai moral. Prasyarat yang penting bagi pembelaan HAM di antaranya konsep individu sebagai pemikul hak “alamiah” tertentu dan beberapa pandangan umum mengenai nilai moral yang melekat dan adil bagi setiap individu secara rasional. Menurut teori universalis, HAM berangkat dari konsep universalisme moral dan kepercayaan akan keberadaan kode-kode moral universal yang melekat pada seluruh umat manusia.
Universalisme moral meletakkan keberadaan kebenaran moral yang bersifat lintas budaya dan lintas sejarah yang dapat diidentifikasikan secara rasional. Secara singkat, teori universalis berpandangan bahwa HAM bersifat universal, sehingga HAM dimiliki oleh individu terlepas dari nilai-nilai atau budaya yang dimiliki oleh suatu masyarakat atau pun yang ada pada suatu negara. Oleh karena itu HAM tidak memerlukan pengakuan dari otoritas manapun, seperti negara atau penguasa tertentu. Isu relativisme budaya (cultural relativism) baru muncul menjelang akhir Perang Dingin sebagai respons terhadap klaim universal dari gagasan HAM internasional. Gagasan tentang relativisme budaya mendalilkan bahwa kebudayaan merupakan satu-satunya sumber keabsahan hak atau kaidah moral. Karena itu HAM dianggap perlu dipahami dari konteks kebudayaan masing-masing negara.
Semua kebudayaan mempunyai hak hidup serta martabat yang sama yang harus dihormati. Berdasarkan dalil ini, para pembela gagasan relativisme budaya menolak universalisasi HAM, apalagi bila ia didominasi oleh suatu budaya tertentu. Teori relativisme budaya pada intinya berpandangan bahwa HAM harus diletakkan dalam konteks budaya tertentu dan menolak pandangan adanya hak yang bersifat universal. Dengan perkataan lain HAM harus dilihat dari perspektif budaya suatu masyarakat atau negara.
Perdebatan di atas dapat dicarikan titik temu dengan cara mengkaji HAM dilihat dari esensinya dan aktualisasinya. Hal ini secara sederhana dapat dimulai dengan menjelaskan pengertian HAM. Memang tidak dapat dipungkiri bahwa pengertian HAM yang sekarang dipahami berasal dari pandangan universalis. Sebenarnya hingga saat ini belum ada suatu definisi HAM yang baku dan bersifat otoritatif (mengikat). Berkaitan dengan hal itu, H. Victor Condé mengatakan bahwa belum ada definisi HAM yang diterima secara universal dan otoritatif. Banyak yang mendefinisikannya sebagai suatu klaim yang dapat dipaksakan secara hukum atau hak yang dimiliki oleh manusia vis-á-vis pemerintahan negara sebagai perlindungan terhadap martabat manusia yang bersifat melekat dari manusia.
Bantuan
Setiap negara di dunia pasti memerlukan bantuan. Tidak ada negara yang tidak memerlukan bantuan. Sma halnya manusia di dunia, Orang kaya sekalipun butuh bantuan sekalipun itu hutang. Berikutnya, ada World Bank ada International Monetary Fund itu lembaga pemberi pinjaman . pinjaman itu sangat penting bagi kehidupan perkembangan suatu negara. Kecuali negara tertentu sudah kaya sekalian Misalnya brunei darussalam tidak butuh . tapi masih banyak butuh bantuan, contohnya Cina dan Amerika rusia. International Monetary Fund jika suatu negara ingin pinjam ada berbagai persyaratan harus muncul misalnya apakah suatu negara tersebut dikategorikan melakukan pelanggaran hak asasi manusia. Jika iya maka akan tidak diberikan bantuan dan masuk ke blacklist. jika ada alasan yang masuk akal maka akan disetujui untuk meminjam dana dari sana. tetapi jauh lebih atas lagi terlihat bahwa persyaratan itu hanya soal upaya kekuasaan dia. Contoh semasa Soeharto memimpin indonesia kita dikenal sebagai negara berkembang cenderung kaya. Ada petrus, ada kejahatan, kemudian pusing, lalu dibunuh satu satu. Belum lagi ada peristiwa Malari, Tanjung Priok, kita terkenal sebagai sebagai negara pelanggar hak asasi manusia berat di indonesia. apa yang terjadi kemudian iccde pelanggar nomer satu yang disana iccde nya dibukakan ada persyaratan untuk memberikan bantuan kepada negara tapi ada juga yang jarang. kenapa dijadikan alat untuk memberikan bantuan kepada negara. hak asasi manusia digunakan untuk sesuatu kepentingan, hak asasi manusia itu sendiri terabaikan.
Sejarah ham di indonesia
Sejarah indonesia kita mulai dengan kemudian masalah yang besar itu untuk menutup masalah dia membuat satu lembaga Komnas HAM untuk mengkritik dia sendiri. lembaga hak asasi manusia milik dunia itu tidak langsung menyerahkan tapi menunjuk indonesia sebagai. Jadi masa sih indonesia tidak ada lembaga ham?. Dikategorikan ini bukan
Hak asasi manusia dibentuk oleh selain melaksanakan hak asasi manusia digunakan untuk karena potensi melanggar hak asasi manusia itu ada di pemerintah. karena masyarakat itu ada hukum pidana. Ini diciptakan untuk tapi masih bisa dikendalikan karena oleh lembaga dunia tapi pendanaan dari dunia. Orang melihat bahwa mungkin sehingga banyak tidak seperti
Undang-undang hak asasi manusia kita perhatikan munculnya itu yaitu adalah Timor Timur . Seorang bermasalah di Timor Timur. Tapi ternyata ABRI tidak siap. Pemimpin-pemimpin tidak satu pun dari mereka terus kita melihat disini hak asasi manusia bukan untuk memenjarakan seseorang tapi amunisi untuk menyalahkan pemerintah. Perkembangannya. Sulitlah untuk memukul diri sendiri. Hak asasi manusia itu sendiri karena pemerintah memiliki kuasa.
Maka secara sosial politik melihat negara kemudian di satu sisi tapi takut terkena. Ia ciptakan pion-pion di masyarakat. Yang pertama menciptakan pion-pion. Di masyarakat. Membuat pengambilan hak pilih warga negara. Ada 4 yang pertama yang kedua yang ketiga tapi mereka secara organisasi FPI secara organisasi tapi ini bagaimana mengambil kepentingan di masyarakat tidak terlalu kasar . tapi yang mengendalikan . misalnya pemuda pancasila kalau menyangkut kepentingan lebih besar ia . sehingga baking-baking kemudian menjadi untuk pembangunan. Semuanya tidak ada yang sesuai namanya. Minta sumbangan memaksa. Yang dilakukan oleh agar . yang digunakan kepentingan dari kepolisian . hak asasi manusia di indonesia kemudian.
Dahulu memang terlihat kasar praktik pelanggaran HAM. Kini, praktik itu masih ada tapi halus menggunakan pion-pion . hak asasi manusia tidak akan datang seiring pembangunan. Maka siap-siap negara pelanggar ham akan karena menyangkut banyak aspek . hak-hak itu diciptakan untuk tapi bukan untuk penegakan hak asasi manusia itu sendiri. Hak asasi manusia itu bukan untuk kepentingan hak asasi manusia itu sendiri, hak asai manusia itu untuk memaksa pemerintah.

Comments
Post a Comment