Dapatkah penegakkan HAM dan pembangunan berjalan beriringan?
Perusahaan Internasional
Suatu negara tidak akan maju apabila
itu tertutup. Karena suatu negara tidak bisa keluar. Kalau kita ingin maju maka
kita harus keluar. Cina tidak bisa seperti sekarang apabila dia dulunya tidak
menganut pasar bebas asas kapitalis. Tidak penting bagi kita apakah kucing itu
hitam atau putih yang penting kucing itu bisa menangkap tikus. Tidak penting
apa ekonomi kita, yang penting kita bisa mendapatkan ekonomi lebih baik. Setelah
itu buka keran pasar bebas. Suatu negara bernegosiasi tidak bisa suatu negara
melakukan jualan bebas ke negara lainnya. Kalau kamu buka ke negara saya, maka kamu buka untuk negara
saya. Kecuali itu dibutuhkan seperti minyak. Orang butuh itu. Kalau kita mau
jual mobil ke negara lain tapi dia harus memasukkan komputer ke negara kita.
Kalau kita tidak memperbolehkan barang kami maka kami tidak memperbolehkan
barang kamu. Karena ada barang suatu negara ke negara lain, semakin banyak yang
dijual, itu yang menyebabkan suatu negara pertumbuhan ekonomi besar. Di negara
tertutup, tidak mungkin negara tersebut maju kecuali ada produk negara tersebut
yang dibutuhkan negara lain. Contohnya Arab Saudi. Di asia, contohnya Brunei Darusalam.
Dengan minyak saja dia sudah cukup. Seseorang yang posisi di atas maka bargaining position akan tinggi. Cina untuk menghidupkan
negaranya dibuka pasar bebas. Karena tidak cukup hanya berjualan di negaranya. Suatu
negara di dunia berkembang apabila dia membuka pasarnya ke internasioal kecuali
dia punya produk yang dibutuhkan negera lain.
Empat tahap ham
Negara asia tidak mengikuti negara
barat dalam penerapan hak individu. Mereka mengakui universalitas HAM tapi. hak
civil sosial budaya yang dinamakan empat generasi HAM. Pertama, hak sipil, hak
untuk diri sendiri, hak untuk berbicara, hak untuk hidup, hak untuk
berkeluarga, hak untuk pribadi sendiri. Itu yang pertama diperjuangkan dan itu HAM
tertua. Kedua, hak politik, Tapi hak civil akan jauh lebih tinggi apabila hak
politik di kondisi itu. HAM untuk berpolitik. HAM untuk mengeluarkan pendapat. HAM
untuk berorganisasi. Ketiga, HAM berkembang di bidang ekonomi. Banyak
ketimpangan tidak dimungkinkan apabila tidak ada intervensi pemerintah.
Ketimpangan akan selalu ada. Hak untuk hidup tidak tercapai jika negara tidak
memberikan kesempatan yang sama untuk itu. Untuk mencapai ekonominya sehingga
hak untuk mendapat kesejahteraan itu penting. Peran negara tidak
menyejahterakan warganya maka melangggar HAM. Keempat, hak atas Pembangunan
negara untuk kebersamaan.
Hak 1 dan 2 negatif, Hak pribadi.
Hak 3 dan 4 positif, Hak yang harus diberikan negara pada masyarakatnya.
Ini mengakomodir negara asia
untuk memasukkan kebijakan dari intitusi
internasional. Tapi ini menjadi pegangan pihak universalis dan relativis. Negara
asia mengutakan hak ekonomi hak pembangunan. Atas dasar pembenaran untuk hak
ekonomi dan pembangunanlah kemudian maka terjadi ketimpangan dengan hak politik
dan hak sipil.
Beberapa negara asia berhasil
sejahtera ekonomi karena ekonomi kapitalis. Negara-negara itu akan maju apabila
mereka menerapkan pasar bebas kecuali negara-negera memiliki produk dibutuhkan
banyak negara terutama minyak.
Kalo mobil ini masuk, maka mobil
disini tidak laku. Mereka protect. Itu sah-sah saja tapi negara tertutup itu
tidak ada negosiasi. Kalau ini tidak mau maka Amerika Serikat tidak mau mengirimkan
mainannya, souvenir. Dia tukar mainan ini dengan sampah. Kalau ini tidak masuk
maka mengandalkan potensi diri sendiri. Kita
harus mandiri. Sekarang kalau mandiri, negara mau bikin jembatan,
Uangnya dari pertanian. Pertanian melimpah sudah cukup. Di Cina, ada pembangunan
jalan, gotong royong. Sekarang negara punya hasil pertanian tapi tidak mungkin
dijual ke negara sendiri maka dijual ke luar negeri. Setiap negara tentu
kondisi ini kekurangan karena ada yang sakit. Mereka biasanya ada sekutu. Cina
jual ke Rusia, Rusai jual ke Cina.
Negara kita kalau mobil masuk
akan mendapatkan surplus. Ada defisit ada surplus. Cina sebelum buka pasar bebas,
warganya diajari dulu. Di bukakan komputer, membuat made in China. Tidak seperti
di Indonesia, pasar dibuka tapi orang dipaksa mengerti bersaing. Sehingga Cina
bisa membuat mobil lebih murah setelah itu dibuka pasar komputer. Pemerintah
akan beli produk Cina sendiri, barang luar masuk tapi tidak dibeli. Indonesia,
kita belajar dari proses dari tekanan maka merajalela produk luar negeri itu. Itu
sistem ekonomi pasar bebas.
Dalam kondisi ini pelaksanaan
negara asia tidak mengikuti jalan negara barat.
Perkembangan jenis-jenis HAM itu
ada 4 tahap. Pada awalnya pemikir abad pencerahan hanya berpikir kepentingan individu
karena menyangkut kepentingan borjuis saat itu. Munculah hak sipil. Hak
sipil itu secara sederhana hak untuk
pribadi untuk diri sendiri. Yaitu hak untuk hidup, hak untuk berkeluarga. Hak
ini terpenuhi maka orang berpikir hak ini tidak cukup maka ada hak lain yaitu
hak yang rentan. Yaitu hak politik. Hak politik sudah mengikuti hak kebersamaan
dalam kehidupan, mengatur kehidupan bersama. Kehidupan itu tidak tergantung
institusi. Orang akan menuntut hak untuk berkumpul, berorgansasi, hak untuk
megeluarkan pendapat. Ketiga, hak atas kesejahteraan. Atau hak ekonomi itu
muncul karena banyak hal di masyarakat itu ketimpangan besar. Oleh karena itu
yaitu memberikan kesejahteraan masyarakat. Fungsi negara menberikan
kesejahteraan masyarakat. Negara yang tidak mensejahterakan masyarakatnya maka
negara melanggar HAM. Keempat, hak untuk pembangunan, hak untuk mebuat jalan,
jembatan, pendidikan.
Kalau kita klasifikasikan maka
hak 1 dan 2 itu positif karena harus ada intervensi orang lain.
Dalam prakteknya hak 1,2,3,4
tidak dapat diwujudkan bersamaan. Maka HAM tidak bisa beriringan dengan
pembangunan. Negara asia mengutamakan hak 3 dan 4 setelah itu barulah hak 1 dan
2. Terutama hak untuk berbicara. Sementara, orang bangun ini dikritik maka kapan
dibangunnya. Di dunia ketiga, apakah pertumbuha ekonomi di negara ketiga cepat?
Di Asia ada negara maju, Jepang, korea selatan, taiwan, singapur, malaysia.
Perusahaan internasional
Banyak menanam saham di negara
dunia ketiga. Itu mempengaruhi perkembang ketiga. Umumnya negara ketiga punya
alam melimpah. Perusahan ini lintas negara. Pada awalnya, perusahaan itu adalah perusahaan swasta
misalnya honda, freeport. Di Indonesia punya minyak, batubara, perak. 7 dari 10
bahan tambang di dunia ada di Indonesia.. Kita punya gas. Gas ini diolah. Kalau
kita tidak mengolah, kita kaya tapi tidak bisa dinikmati. Punya mobil tidak bisa
dikendarai, orang asing tidak boleh masuk, perawatan mahal. Di sisi lain, ada
yang kelaparan, sekolah rusak, orang meninggal kelaparan. Melihat realitas itu
maka gas kita jual diolah. Yang mengolah adalah negara luar. Jual ke negara
kenal yaitu Amerika Serikat.
Dalam negosisasi itu, kita dapat
1% orang lain dapat 99%. Indonesia
dengan cina kita dapat 1%. Begitu juga dengan freeport. Itu dari segi politik.
Itu sesuatu hal sisi negara mendapatkan uang. Atau posisi itu hanya cukup untuk
menghentikan tangisan. Bagaimana untuk pembangunan? Pentingnya tindakan.
Apa pengaruh MNC dengan negara dunia ketiga?
Ada negara asia yang ekonomi
cukup tinggi. Ada negara yang penghasilan rendah. Terbentuknya negara itu
kebutuhak ekonomi. Kebijakan negara dunia ketiga. Contoh krisis moneter 1997-1998.
Persyaratan fokus kita. Krisis moneter di indonesia, pada rezim soeharto Indnesia
bagus ditopang oleh seribu menjadi empat ribu, pendapatan kita dari sana, Indonesia
kaya raya.
Petani cengkeh
yang berada di Sulawesi. Soeharto membuat kebijakan. Pada perusaahan Tommy. Perusahaan
besar hanya boleh beli dari perusahaan Tommy ini. Ilustrasinya, Kamu hanya
boleh menjual pada tata niaga. Yang pembelinya hanya satu. Dia memainkan harga
sesuka hatinya. Untungnya berlipat ganda. Akibat itu, banyak orang kesal menebangnya,
mengganti dengan pohon kelapa. Di Sulawesi, orang mempertahankan karena sewaktu
1998, tanah mereka hasilnya langsung jual ke luar. Kurs saat itu 2000 rupiah.
Semula harganya 2000 rupiah menjadi 19000 rupiah. Menjadi hal yang gila. Ibaratnya,
beli kulkas tapi tidak punya listrik. Kemudian, dimanfaatkan orang nakal dengan
mengadakan bunga bank. Sialnya, uangnya lalu di bawa kabur pada saat itu.
Bagi
pemerintah, ini suatu petaka karena hutangnya telak pada saat itu. Akibatnya,
nilai tukar rupiah naik. Orang mau beli dolar dengan rupiah selalu tidak ada.
Barang terbatas, maka harga naik. Kita punya devisa dalam bentuk mata uang
asing. Kemudian, di beli dalam banyak dolar oleh pemain dolar. Dia melihat
devisa Indonesia sudah terukur. Dalam kondisi seperti ini, orang pada saat itu
gila-gillaan. Saat krisis moneter, kita harus bayar hutang. Januari 1998, kurs
17000 rupiah. Itu berdampak negatif pada neraca pembayaran. Hutang swasta 1
miliar dolar dengan kurs 2000 rupiah. Hutang itu bisa mencapai 24 miliar rupiah.
Banyak bank pada saat itu kolaps juga karena bank bermain valas. Kemudian, dibentuklah
BTPN. Dalam kondisi ini datang bantuan
IMF juga. Dia meminjamkan uang dengan berbagai syaratnya. Syaratnya adalah cabut
subsidi, liberasi perdagangan, privatisasi perusahaan negara, reformasi pajak.
Negara tidak boleh campur tangan terlalu banyak dalam mengatur perkonomian
negara. Tidak boleh ada perusahaan negara, akibatnya semua milik swasta. Di
satu sisi, sebenarnya negara asing sudah mengetahui kondisi Indonesia yang
KKNnya pada saat itu. Itu gambaran permainan IMF menyangkut hutang tadi.
Negara tidak
punya lagi kekuatan ekonomi maka tidak banyak perlindungan ekonomi, lalu
perlindungan ini diserahkan ke swasta. Pemerintah lebih memihak ke investor
asing. Misalnya, perusahaan tambang butuh tenaga buruh. Buruh ini masuk kemudian
membuat tuntutan besar. Buruh kemudian menuntut haknya lebih besar lagi. Menurut
buruh, negara untung besar tapi buruh tidak. Logikanya, mengapa negara-negara
condong ke Multi National Coorporations? Dia khawatirkan bahwa kalau perusahaan
ini tidak dipenuhi kemauannya maka mereka akan keluar negeri. Pemerintah harus
menekan buruh dengan menekan aktifitas politik mereka.
Untuk
mempertahankan serta memberikan keamanan negara. Ini ada perusahaan, ada negara
, perusahaan ini kemudian menekan buruh dengan berbagai alasan, buruh menekan
pemerintah, kemudian ada kerusuhan, pemerintah butuh uang untuk menangani ini. Apabila
tidak ditekan maka merembet ke sini. Kondisi ini dibarengi pelanggaran HAM oleh
negara yang pemimpinnya menjadi primadona. Namun tetap eksis.
Negara-negara
asia yang lain bisa maju. Apakah mereka menegakkan ham sipil dan politik?
Kesuksesan negara asia dari intervensi negara. Sistem ekonomi ini tidak
menggunakan sistem ekonomi kapitalis. Malaysia menekan buruh tidak boleh
berorganisasi. Kemudian pemimpin negaranya mempunyai etos kerja bagus, arah
pembangunan jelas, walaupun korupsi ada, tapi tidak dinikmati segelitir orang. Penegakkan
HAM di banyak negara terutama asia tidak bisa beriringan dengan pembagunan. Di
negara asia muncul mengutamakan HAM pembangunan. Setelah mendapat pemimpin bagus
maka memperluas hak sipil. Di banyak hal, kalau orang sudah cukup bagus
ekonominya maka orang itu tidak berpikir masuk ke politik. Itu karena mereka
sudah percaya pemerintah walaupun ada hak mereka berpolitik. Keterkaitan
pemerintah, penegakkan HAM dengan perusahaan multinasional.
Comments
Post a Comment